SEBARKAN VIRUS POSITIF ZONA INTEGRITAS, KPPN LIWA GELAR SHARING SESSION DENGAN PENGADILAN NEGERI LIWA

Lampung Barat, kppnliwa.org – Dalam rangka menyebarkan virus-virus positif pembangunan Zona Integritas, Kepala KPPN Liwa didampingi oleh Aryo Wicaksono selaku Sekretaris Pembangunan ZI menuju WBBM KPPN Liwa, menghadiri undangan Pengadilan Negeri Liwa untuk melaksanakan sharing session dalam kegiatan Sosialisasi Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK)/Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) yang dilaksanakan di Kantor Pengadilan Negeri Liwa pada hari Selasa, 26 Maret 2019. Kegiatan sharing session ini diikuti oleh Ketua, Wakil Ketua, para pejabat struktural, pejabat fungsional, serta seluruh jajaran Pengadilan Negeri Liwa yang pada tahun 2019 ini akan ditetapkan sebagai unit kerja yang melaksanakan pembangunan dan penilaian Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Sharingsession ini penting dilaksanakan dalam rangka persiapan pembangunan Zona Integritas pada Pengadilan Negeri Liwa tahun 2019. KPPN Liwa berusaha seoptimal mungkin untuk berbagi pengalaman kepada seluruh jajaran Pengadilan Negeri Liwamengenai langkah-langkah pembangunan Zona Integritas.

Acara Sharing Session dibuka oleh Bapak Ahmad Samuar, S.H. selaku Ketua Pengadilan Negeri Liwa. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kepala KPPN Liwa atas kesediaannya berbagi pengalaman mengenai upaya pembangunan Zona Integritas menuju WBK. Di lingkup Mahkamah Agung sendiri pada tahun 2019 ini juga sedang digalakkan upaya pembangunan Zona Integritas sehingga sharingsession yang dilaksanakan pada saat ini akan sangat bermanfaat utamanya dalam hal memberikan pemahaman kepada seluruh pegawai Pengadilan Negeri Liwa tentang bagaimana cara membangun Zona Integritas.

Pemaparan diawali dengan penyampaian tahapan-tahapan yang dilalui oleh KPPN Liwa mulai dari pencanangan Zona Integritas hingga penilaian akhir yang dilakukan oleh Kementerian Pendayagunaan Apartur Negara dan Reformasi Birokrasi. Zona Integritas sangat penting dipahami oleh seluruh elemen unit kerja mulai dari pejabat hingga Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN) karena pembangunan Zona Integritas ini harus melibatkan peran serta seluruh elemen pada unit kerja. Zona Integritas dibangun oleh pimpinan unit kerja beserta seluruh jajarannya yang secara bersama-sama memiliki komitmen yang kuat untuk melakukan upaya-upaya pencegahan korupsi, pelaksanaan reformasi birokrasi, dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Lebih lanjut Dani Ramdani menjelaskan bahwa Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) merupakan predikat yang diberikan kepada suatu unit kerja yang memenuhi sebagian besar manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan pengawasan, dan penguatan akuntabilitas kinerja. Setelah unit kerja yang diusulkan sebagai Zona Integritas menuju WBK/WBBM ditetapkan, maka hal selanjutnya adalah menentukan komponen-komponen yang harus dibangun. Terdapat dua jenis komponen yang harus dibangun dalam unit kerja terpilih, yakni komponen pengungkit dan komponen hasil. Penilaian terhadap setiap program dalam komponen pengungkit dan komponen hasil diukur melalui indikator-indikator yang dipandang dapat mewakili program tersebut sehingga dalam menilai indikator tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran pencapaian upaya yang berdampak pada pencapaian sasaran. Kegiatan pembangunan Zona Integritas ini menekankan adanya pendokumentasian seluruh kegiatan yang telah dilakukan oleh unit kerja sebagai komponen pengungkit. Selain itu, peran pimpinan sebagai agen perubahan (change agent) dan sebagai role model atau contoh untuk memberikan teladan bagi seluruh pegawai juga sangat berperan penting. Adanya upaya pembaruan dan peningkatan kualitas layanan serta adanya inovasi-inovasi layanan yang bermanfaat bagi para pengguna layanan serta juga akan menjadi nilai tambah bagi unit organisasi.

Pada akhirnya, Kepala KPPN Liwa berharap sharing session yang dilakukan ini dapat memberikan manfaat dalam upaya Pengadilan Negeri Liwa meraih predikat WBK pada tahun 2019. Sebagai unit kerja yang telah memperoleh predikat WBK pada tahun 2018 yang lalu, KPPN Liwa diharapkan dapat menjadikan unit kerjanya sebagai pusat pembelajaran bagi KPPN lain maupun satuan kerja di lingkup kerjanya dalam rangka pembangunan Zona Integritas. Oleh karena itu, KPPN Liwa senantiasa membuka kesempatan seluas-luasnya bagi unit kerja lain yang akan juga akan melaksanakan kegiatan pembangunan Zona Integritas untuk saling berbagi pengalaman. (aryo_wicaksono)

oleh: Media Center KPPN Liwa

Leave us a Comment