PERTAHANKAN SEMANGAT KERJA DI BULAN PENUH BERKAH, KPPN LIWA KEMBALI ADAKAN SIRAMAN ROHANI ISLAM

Lampung Barat, kppnliwa.org – Bertempat di Aula Integritas, Pada hari Kamis (16/5) KPPN Liwa kembali mengadakan Siraman Rohani Islam bulanan. Kali ini dengan Tema “Bekerja dan Melayani dalam Perspektif Islam” yang disampaikan oleh K.H Jus Lami Anwar. Acara tersebut dihadiri oleh Seluruh Pegawai dan PPNPN Muslim KPPN Liwa. Dalam sambutannya Kepala KPPN Liwa, Dani Ramdani, menyampaikan bahwa KPPN Liwa memiliki tugas untuk melayani kantor-kantor pemerintah yang akan mencairkan dana APBN. Pemilihan tema dilakukan untuk meningkatkan semangat punggawa KPPN Liwa dalam bekerja dan melayani kepentingan masyarakat pengguna layanan, terutama dari sudut pandang dan tuntunan syariat Islam. Dani Ramdani selanjutnya mengharapkan agar pada bulan puasa ini kinerja dan pelayanan tidak menurun walaupun diberi cobaan dengan rasa lapar, haus, lelah, dan mungkin juga mengantuk. Oleh karena itu Dani Ramdani mengharapkan agar KH. Jus Lami Anwar memberikan tausyiah kepada para punggawa mengenai bagaimana kiat tetap bekerja dan melayani dengan baik walaupun tubuh berada dalam keadaan puasa.

Selanjutnya acara dilanjutkan dengan acara inti, yakni pemberian tausyiah oleh K.H Jus Lami Anwar. Dalam tausyiahnya, K.H Jus Lami Anwar diantaranya menyampaikan bahwa sebagaimana dalamAl Quran surat Al-Anam: 6/32 “Kehidupan dunia ini hanyalah main-main dan senda gurau belaka. Dan sungguh akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertaqwa. Maka tidakkah kamu memahaminya.” Jangan sampai dunia membutakan kita, memang godaan di dunia ini banyak sekali. Akan tetapi jangan sampai melupakan dunia akhirat. Apalagi dengan menghalalkan segala urusan di dunia ini. Naudzubillah. Dikisahkan ada seorang penjaga sekolah yang bekerja dengan jujur dan ikhlas sehingga disenangi banyak orang. Saat ditanya berapa gajinya, dikatakan bahwa gajinya adalah yang paling kecil di sekolah tersebut karena dia hanya tamatan sekolah dasar. Akan tetapi saat ini, penjaga sekolah tersebut telah memiliki dua rumah. Dapat disimpulkan bahwa besar kecilnya gaji seseorang tidak mempengaruhi keberkahan hidup seseorang. Saat ini, banyak anggota dewan yang memiliki gaji sangat besar, tetapi saat ini menikmati hidupnya dibui karena melakukan tindakan korupsi.

Dikisahkan pula penciptaan akal dan hawa nafsu. Bahwa hawa nafsu menentang kepada Allah bahkan sudah dimasukan ke neraka selama 100 tahun. Akan tetapi, setelah dimasukan ke neraka dan berpuasa, hawa nafsu akhirnya tunduk dan patuh kepada Allah SWT dan mengakui bahwa dia adalah ciptaan Allah SWT. Sehingga dapat disimpulkan bahwa bila ingin mengendalikan hawa nafsu kita harus berpuasa. Hawa nafsu tidak bisa dihilangkan karena dia pemberian Allah SWT, tetapi hawa nafsu dapat dikendalikan oleh Akal yang sehat. Maka mari kita bersama belajar menahan hawa nafsu, agar selamat dunia akhirat.

Dalam penutupan acara, K.H Jus Lami Anwar memberi nasihat agar seluruh punggawa KPPN untuk menikmati pekerjaan kita saat ini. Jangan bekerja dengan terpaksa, jangan pula menganggap sebuah pekerjaan adalah beban karena akan terasa berat dalam menyelesaikannya. Bekerjalah dengan santai dan diisi dengan keikhlasan hati. Insyaallah kita akan selamat dunia dan akhirat. Acara terakhir Tanya jawab, kemudian diikuti dengan buka puasa bersama dan sholat magrib berjamaah. (dina_oktaria)

oleh: Media Center KPPN Liwa

Leave us a Comment