Penyerahan DIPA Tahun Anggaran 2016 di Istana Negara

95DIPA

JAKARTA – Pada Senin (14/12), Presiden Joko Widodo menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tahun anggaran 2016 kepada Kementerian Negara/Lembaga (K/L) di Istana Negara, Jakarta.

Penyerahan DIPA dilakukan secara simbolik kepada 10 (sepuluh) K/L berprestasi yaitu K/L yang telah memenuhi kriteria, pertama, laporan keuangannya memperoleh opini minimal Wajar Tanpa pengecualian dengan Paragraf Penjelas dari Badan Pemeriksa Keuangan selama tiga tahun berturut-turut, kedua, program kegiatannya terkait erat dengan pemenuhan Nawacita dan prioritas pembangunan nasional, ketiga, memperoleh alokasi anggaran tertinggi dalam APBN 2016.

Kesepuluh K/L tersebut adalah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Pertahanan, Kepolisian Negara Republik Indonesia, Kementerian Kesehatan, Kementerian Agama, Kementerian Keuangan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Mahkamah Agung, dan Kementerian Luar Negeri.

Sebagai tambahan informasi, terdapat hal-hal baru dalam APBN 2016, yaitu untuk pertama kalinya pemenuhan anggaran kesehatan sebesar 5% dari belanja negara dan mempertahankan pemenuhan anggaran pendidikan sebesar 20% dari belanja negara. Target percepatan pelaksanaan proyek-proyek pembangunan infrastruktur, pengurangan kesenjangan antara lain melalui perluasan coverage program keluarga harapan, Menjaga kesejahteraan aparatur negara: THR dan gaji 13 Alokasi anggaran Transfer ke Daerah dan Dana Desa dalam APBN 2016 mendekati anggaran Kementerian/ Lembaga (Belanja K/L), Meningkatkan besaran dan memperbaiki formula alokasi DAU guna meningkatkan pemerataan kemampuan keuangan antar daerah, Meningkatkan besaran serta memperbaiki dan memperkuat kebijakan DAK untuk mendukung implementasi nawacita dan pencapaian prioritas nasional, Meningkatkan alokasi Dana Desa hingga 6% dari dan diluar transfer ke daerah sesuai Road Map Dana Desa 2015-2019, dan Mempertajam alokasi PMN melalui peningkatan peran BUMN dan penyediaan dukungan untuk pembangunan infrastruktur (listrik, jalan, bandara dan pelabuhan).

Belanja Negara terdiri dari Belanja K/L Rp784,1 T, Transfer ke Daerah dan Dana Desa Rp770,2 T (Transfer ke daerah sebesar Rp 723,3 T, dan Dana Desa 47,0 T , dan Belanja Non K/L Rp541,4 T (Program Pengelolaan Utang Negara Rp 184,9 T, Program Pengelolaan Subsidi Rp 182,6 T, Program Pengelolaan Hibah Negara Rp 4,0 T, Program Pengelolaan Belanja Lainnya Rp 59,9 T, Program Pengelolaan Transaksi Khusus Rp Rp110,0 T).

Related Blogs

Leave us a Comment